Mon-Sat: 8.00-10.30, Sun: 8.00-4.00
Jual Emping Melinjo
Emping Melinjo adalah merupakan sejenis camilan atau makanan ringan Indonesia berupa keripik yang terbuat dari biji melinjo atau belinjo (Gnetum gnemon). Emping identik dengan  rasa sedikit pahit dan juga tersedia di pasaran dalam negeri maupun luar negeri ,Emping tersedia di pasaran dalam bar aneka macam jenis varian rasa. Sejarah emping melinjo Ada sisi menarik yang… Selengkapnya »Jual Emping Melinjo
Emping Melinjo adalah merupakan sejenis camilan atau makanan ringan Indonesia berupa keripik yang terbuat dari biji melinjo atau belinjo (Gnetum gnemon). Emping identik dengan  rasa sedikit pahit dan juga tersedia di pasaran dalam negeri maupun luar negeri ,Emping tersedia di pasaran dalam bar aneka macam jenis varian rasa. Sejarah emping melinjo Ada sisi menarik yang saya harus hadir di sini mengenai kisah sejarah kripik emping melinjo sampai saat ini.Menjadi suatu ilmu yang dapat ditularkan ke daerah yang berbeda secara,bahkan diketahui sampai yaitu negara. Masyarakat asing, kecamatan Desa Bawang kecamatan Bawang, Batang dikenal sebagai melinjo pusat kerajinan, dan desa ini juga pertama kalinya melinjo menjadi sekitar satu pengrajin abad lalu. Kini ribuan kripik tersebar di berbagai kabupaten Batang county, dan bahkan telah merambah ke berbagai bidang seperti Bantul, Serang dan Jawa.Sisi humanis eksterior yang tidak melinjo diremehkan adalah keterlibatan ribuan perempuan pedesaan yang tekun mengolah kerajinan jenis kripik. Sektor inimembuka ruang usaha untuk ibu rumah tangga untuk membantu suaminya menambah penghasilan keluarga dengan cara membuat emping melinjo. Orang penasaran dan ingin belajar teknik membuat emping melinjo yang terlihat  tampaknya sangat sederhana, tetapi tidaklah mudah. Desa Bawang ilmu kripik emping sendiri tersebar di mana-mana.Para pengrajin Emping Melinjo berbagi pengetahuan mereka ketika other. Ketika Desa Bawang membuat kripik emping,kemudian diundang ke Yogyakarta untuk berbagi pengetahuan mereka pada penduduk di sana. Yogyakarta (Bantul tepatnya) ketika diketahui melinjo produsen bijih, tetapi orang-orang di sana tidak bisa membuat kripik. Dari pembuatan kripik yang sekarang banyak orang Bantul baik dalam membuat kripik emping. Adalah ilmu terbuka dan dapat dipelajari oleh siapa saja. Dari awal penemuan ini kerajinan melinjo tidak pernah dipatenkan. Ilmu ini sudah dimiliki oleh perusahaan dan tumbuh secara sporadis selama beberapa dekade karena pengrajin semangat komunitas terpisah ilmu. Persoalan jika pengrajin dapat berkembang atau tidak, ada masalah mandiri. Yang pasti, menemukan kerajinan chip yang memiliki kontribusi positif kepada masyarakat sehingga mereka datang untuk mengenali potensi kerajinan kripik sekelilingnya. Sebelum alam telah dikembangkan, biji melinjo pertama adalah makhluk tidak berguna.yang hanya digunakan sebagai mainan saja. Di tersebar di padang pasir. Acara yang saya lihat ketika saya mengunjungi wilayah Kupang ada beberapa waktu di undangan dari kepala Biro provinsi Pertanian NTT. Beberapa hektar terdapat hutan melinjo yang belum di kelolai dan masih liar      

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× PESAN SEKARANG